Loading

Berita Kampus

Pemkab Sumenep MoU dengan UnipaTingkatkan Kualitas Guru lewat Program Sarjana (S1)Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (PSKGJ)
31/Januari/2013
Category: berita kampus

Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, serius menandatangani MoU PSKGJ guru dengan Unipa SurabayaSURABAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Sumenep, ternyata memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas guru di daerahnya. Terbukti, mereka menyekolahkan guru-guru dengan dibiayai oleh APBD Sumenep. Tak hanya itu saja. Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim pun memberikan perhatian besar pada guru-guru tersebut. Dia memilihkan lembaga kuliah yang representatif, dan mendapat ijin dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud RI. Lembaga ini, harus memiliki Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (PSKGJ) dari Dirjen Dikti. Namun, ternyata di Kabupaten Sumenep pemakaian APBD tidak bisa seenaknya sendiri. Mereka memberikan ketentuan, bahwa jarak tempat kuliah dengan Sumenep, tidak boleh lebih dari 60 kilometer. Nah, akhirnya Pemkab Sumenep mengajak kerjasama Universitas PGRI Adi Buana (Unipa), dan STKIP PGRI Sumenep untuk menyelenggarakan perkuliahan untuk guru di jenjang S1.

Rektor Unipa Surabaya Drs H Sutijono MM saat menandatangani MoU dengan Pemkab SumenepMoU tersebut, baru ditandatangani pada 9 Januari 2013 yang lalu. "Kami tidak ingin salah pilih lembaga," kata Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim. Busyro yang didampingi pihak BKD Sumenep menambahkan, sesuai dengan aturan, pihaknya memang sangat selektif dan tidak mau melanggar aturan dalam proses perkuliahan ini. Apalagi, saat ini banyak perguruan tinggi (PT) yang nakal, dengan membuka kelas jauh yang dilarang oleh Kemendikbud RI. Akhirnya, setelah lewat seleksi yang ketat, mereka pun memilih Unipa Surabaya yang sudah mengantongi izin PSKGJ dari Dikti. Menurut Busyro, pihaknya akan mempersiapkan para guru dan dananya. Sedang kan pihak Unipa, mempersiapkan proses belajar mengajar dan yang terpenting adalah kualitas guru harus meningkat. "MoU ini, akan kita evaluasi setiap periode," tuturnya. Sementara itu, Rektor Unipa Surabaya Drs. H Sutijono MM menambahkan, untuk tahap awal, pihaknya akan menerima sekitar 30 orang guru dari Kabupaten Sumenep yang mengikuti perkuliahan. Mereka akan kuliah di STKIP PGRI Sumenep. Sedangkan untuk dosen-dosennya, akan di datangkan dari  Unipa dan STKIP PGRI Sumenep, dengan sistem dual mode. Untuk ijazah guruguru dalam program ini, nantinya akan mendapatkan dari Unipa.

"Kami sangat mengapresiasi pihak pemkab Sumenep ini. Awalnya, MoU itu molor, karena mereka masih terus mencari tahu tentang program ini. Setelah yakin, baru melakukan MoU," tuturnya. Yang istimewa, kata Sutijono, para pejabat teras di Pemkab Sumenep memberikan perhatian besar dalam MoU ini. Selain bupati Sumenep, tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Soengkono Sidik, Kepala BKD Sumenep, Kadispendik Sumenep, dan lain-lain. Mereka ini, memang sangat selektif menerima tawaran dari PT untuk menyekolahkan para gurunya. Sutijono menambahkan, Unipa selama ini sudah mendapatkan izin PSKGJ Dikti untuk menyelenggarakan kuliah. Masa berlakunya nanti akan habis pada tahun 2015. Ini merupakan program untuk percepatan kualifikasi guru yang akan menyelesaikan jenjang S1. Unipa sudah melakukan MoU dengan berbagai pemkab di Jatim. Antara lain yaitu Kabupaten Blitar, Bondowoso, Situbondo, Lamongan, Sumenep, Sidoarjo, Bangkalan, Sumenep, Pamekasan dan Kota Surabaya. Pada program ini, akan dilakukan dengan penggunaan modul, serta pemanfaatan IT. "Salah satunya pembelajarannya nanti lewat teleconference," tuturnya. (nin)

lampiran : tidak ditemukan