Loading

Kesehatan

Uterine Fibroid
20/March/2014
Category: kesehatan

Uterine Fibroid

(Image courtesy of / freedigitalphotos.net)

Apakah Uterine Fibroid Itu?

Uterine Fibroid merupakan benjolan yang tumbuh di rahim wanita. Fibroid bisa tumbuh/muncul di dalam, luar, atau pada dinding rahim.

Sebagian Dokter menyebut fibroid sebagai mioma , leiomioma, atau tumor fibroid. Fibroid bukan kanker jadi tidak perlu melakukan tindakan, kecuali jika fibroid tersebut menyebabkan gangguan pada rahim.

umumnya Fibroid  terjadi pada saat wanita berusia 30 dan 40 tahun. biasanya tidak ada gangguan akibat Fibroid, bahkan para wanita banyak yang tidak sadar kalau mereka memiliki fibroid.

Penyebab Uterine Fibroid ?

Fibroid belum bisa dipastikan muncul karena apa, namun fibroid berkembang disebabkan oleh hormon estrogen dan progesteron milik wanita. Hormon tersebut diproduksi lebih banyak pada masa menstruasi serta di tahun wanita bisa hamil . Hormon-hormon tersebut akan menurun pada saat wanita tidak lagi mengalami menstruasi (menopause), disaat menopause jugalah fibroid berhenti berkembang dan menyusut serta berhenti menimbulkan gejala-gejala.

Faktor Peningkat Resiko Wanita Mengindap Uterine Fibroid?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko seorang wanita menderita uterine fibroid antara lain :

  • Usia. Fibroid menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, terutama dari usia 30 sampai 40 tahun menuju menopause. Setelah menopause, fibroid biasanya menyusut.
  • Riwayat keluarga. Resiko Anda meningkat jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita fibroid.
  • Etnis. Perempuan kulit hitam lebih mungkin untuk mengembangkan fibroid dibandingkan wanita kulit putih.
  • Obesitas.

Gejala Yang Timbul Karena Uterine Fibroid?

Gejala yang disebabkan uterine fibroid dapat berkembang secara perlahan dalam beberapa tahun namun bisa juga hanya beberapa bulan. Wanita dengan uterine fibroid kebanyakan mengalami gejala ringan atau tidak mengalami gejala sama sekali dan tidak perlu penanganan / pengobatan.

Namun, bagi sebagian wanita, gejala yang ditimbulkan uterine fibroid dapat menjadi masalah. Rasa nyeri serta perdarahan yang lebih banyak dari biasanya saat menstruasi adalah gejala yang paling umum dijumpai. Pada beberapa kasus fibroid, sulithamil merupakan tanda pertama adanya fibroid.

 

Penyebab Dan Gejala Uterine Fibroids

Gejala-gejala dan masalah uterine fibroid antara lain:

  • Perdarahan Menstruasi Abnormal, antara lain :
    • Menstruasi berat dengan waktu yang lama, sehingga dapat menyebabkan anemia.
    • Menstruasi yang menyakitkan.
    • Bercak sebelum atau setelah menstruasi.
    • Pendarahan di antara menstruasi.
  • Nyeri dan Tekanan Panggul, antara lain :
    • Nyeri di perut, panggul, atau punggung bawah.
    • Nyeri ketika hubungan intim.
    • Kembung dan merasa ada tekanan perut.
  • Gangguan berkemih, antara lain :
    • Sering buang air kecil.
    • Kebocoran urin  (urinary incontinence).
    • Penyumbatan ginjal diikuti penyumbatan ureter (jarang terjadi).
  • Gejala-gejala lain, seperti :
    • Kesulitan atau rasa nyeri terhadap gerakan usus.
    • Infertilitas. Kadang-kadang fibroid membuat sulit untuk hamil.
    • Masalah dengan kehamilan, seperti placental abruption dan kelahiran prematur.
  • Gejala-gejala selama kehamilan, antara lain :
    • Perlunya operasi caesar untuk kelahiran. Ini adalah efek paling umum dari fibroid pada kehamilan.
    • Persalinan dan kelahiran prematur.
    • Keguguran. Hal ini dapat terjadi ketika fibroid terletak di dalam rahim.
    • Rasa nyeri selama trimester kedua dan ketiga.
    • Posisi janin yang abnormal, seperti posisi sungsang pada saat lahir.
    • Masalah plasenta.

Bagaimana Mendiagnosis Uterine Fibroid?

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki fibroid, dokter akan bertanya tentang gejala-gejala Anda. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan panggul untuk memeriksa ukuran rahim Anda.

Dokter Anda juga dapat meminta Anda untuk melakukan USG atau jenis test lain yang menunjukkan gambar rahim Anda. Test tersebut membantu dokter melihat seberapa besar fibroid Anda dan di mana fibroid tersebut tumbuh.

Dokter Anda mungkin juga melakukan tes darah untuk mencari anemia atau masalah lainnya.

Apa Yang Terjadi Pada Uterine Fibroid dan Kapan Waktunya Periksa Ke Dokter

Saatnya Mengunjungi Dokter?

Penanganan dini merupakan hal terbaik coba konsultasikan dengan ahlinya jika anda sudah mengalami Gejala dibawah ini :

  • Perdarahan menstruasi yang berat(lebih banyak dari biasanya).
  • Rasa Nyeri Timbul saat menstruasi, dari yang relatif bebas rasa nyeri menjadi nyeri selama 3 sampai 6 bulan terakhir.
  • Sering buang air kecil yang menyakitkan, atau ketidakmampuan untuk mengendalikan aliran urin.
  • Terjadi perubahan lama siklus menstruasi Anda selama 3 sampai 6 siklus menstruasi.
  • Nyeri baru yang persisten atau berat di perut bagian bawah atau panggul.

Bagaimana Mengelola Uterine Fibroid?

Jika fibroid Anda tidak mengganggu, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Dokter Anda akan memeriksa fibroid pada waktu kunjungan rutin Anda ke dokter untuk melihat apakah fibroid bertambah besar atau tidak.

Jika gejala utama Anda adalah nyeri dan perdarahan berat, cobalah obat pereda nyeri OTC (over the counter) yang dijual bebas seperti ibuprofen, dan tanyakan ke dokter Anda tentang penggunaan pil KB. Obat tersebut dapat membantu Anda merasa lebih baik dan membuat perdarahan menstruasi Anda lebih ringan. Jika Anda mengalami anemia, minum suplemen zat besi dan makan makanan yang tinggi zat besi, seperti daging, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau.

Namun apabila gejala-gejala yang timbul sudah sangat mengganggu, mungkin bisa dipertimbangkan pilihan untuk menjalani operasi. Kebanyakan fibroid tumbuh lambat, sehingga banyak waktu untuk berpikir dan mempertimbangkan pilihan tersebut.

Ada dua jenis operasi utama untuk fibroid. Tindakan operasi mana yang lebih baik, tentunya tergantung pada usia penderita, seberapa besar fibroid yang ada, di mana lokasi fibroid, dan apakah ingin memiliki anak atau tidak.

  • Operasi untuk mengeluarkan fibroid disebut miomektomi. Dokter mungkin menyarankan operasi ini jika penderita masih ingin memiliki anak lagi atau hamil (biasanya opsi ini untuk mereka yang belum mempunyai keturunan). Operasi ini memiliki kemungkinan meningkatkan peluang Anda untuk memiliki bayi, walaupun tidak selalu berhasil, dan fibroid dapat tumbuh kembali.
  • Operasi untuk mengambil uterus Anda disebut histerektomi. Operasi ini adalah operasi yang paling umum untuk fibroid, serta merupakan satu-satunya cara untuk memastikan bahwa fibroid tidak akan muncul kembali. Gejala Anda akan hilang, tetapi Anda tidak bisa hamil.

Hal yang normal jika Anda mengalami perasaan campur aduk tentang histerektomi. Beberapa wanita merasa sedih kehilangan bagian yang membuat mereka wanita. Tetapi beberapa wanita yang lain ingin gejala yang dialami hilang. Jika Anda berpikir tentang histerektomi, sebaiknya Anda cari tahu dan pelajari dahulu tentang histerektomi. Hal ini akan membantu Anda membuat pilihan yang tepat.

Selain itu, ada cara-cara lain untuk merawat fibroid. Salah satu perawatan tersebut yaitu embolisasi uterine fibroid. Embolisasi uterine fibroid ini dapat mengecilkan fibroid, sehingga dapat menjadi pilihan jika Anda tidak berencana untuk memiliki anak tetapi ingin tetap mempunyai rahim. Tindakan tersebut bukan operasi. Jadi kebanyakan wanita merasa lebih baik dengan segera, namun fibroid dapat tumbuh kembali.

Jika usia Anda dekat dengan menopause, Anda dapat mencoba obat-obatan untuk mengelola gejala Anda. Perdarahan menstruasi yang berat akan berhenti setelah menopause.

lampiran : tidak ditemukan