Loading

Berita Kampus

Sosialisasi Hasil Kongres XXI PGRI Kongres Guru Indonesia Tahun 2013
25/Juli/2013
Category: berita kampus
KOMPAK: Peserta Sosialisasi Kongres XXI PGRI saat mendengarkan pengarahan dari narasumber.

KOMPAK: Peserta Sosialisasi Kongres XXI PGRI saat mendengarkan pengarahan dari narasumber.

PGRI kembali menggelar acara sosialisasi kongres XXI tahun 2013, di Islamic Centre Surabaya, pada hari Minggu (21/7). Seluruh jajaran PGRI Jawa Timur dan pengurus PGRI Kab. Kota Jawa Timur  diantaranya, Ketua Cabang, Dewan Kehormatan, dan Badan Hukum Prov. Jawa Timur turut datang dalam sosialisasi tersebut. Terasa lebih istimewa karena Kongres ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur bapak Dr. H. Sukarwo, yang sekaligus membuka acara Kongres XXI PGRI Kongres Guru Indonesia Tahun 2013.

Dalam pembukaan tersebut  Pakde Karwo akan berupaya membantu segala permasalahan guru Jawa Timur yang berkeinginan untuk kembali dikelola oleh pusat tetapi apabila pusat tidak merespon maka Provinsi yang akan membantu hal ini dimaksudkan agar nasib guru tidak terkatung-katung.

            Dalam Sosialisasi Kongres XXI tahun 2013 Pakde Karwo di dampingi oleh ketua Umum Pengurus Besar PGRI yang di pandu oleh bapak Sumarno, tercetus beberapa permasalahan yang di sampaikan oleh peserta sosialisasi seperti yang disampaikan Endang (Pengawas TK/SD Mojokerto) dan beberapa peserta sosialisasi dari berbagai daerah yang mengajukan pertanyaan terkait kapan realisasi pengangkatan Guru Honorer kategori II (terutama guru SD), Penindaklanjutan kebijakan sertifikasi guru, Bagaimana nasib GTT Negeri, Ijazah lulusan S-2 atau S-3 yang tidak diakui karena tidak ada izin belajar, bagaimana kebijakan provinsi dan sebagainya. “Tukas Pakde Karwo selaku Gubernur Jawa Timur, menegaskan segala permasalahan guru akan diupayakan oleh Provinsi sebagai wadahnya, dan dibantu pengurus terkait agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.

Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo menegaskan Sosialisasi Hasil Kongres XXI PGRI Kongres Guru Indonesia Tahun 2013 yang dilaksanakan Tanggal 1 s.d. 5 Juli 2013, di Gedung Istora Gelora Bungkarno Senayan, Jakarta dengan tema “Peran Strategis PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru Indonesia dalam Mewujudkan Guru yang Bermartabat Menuju Pendidikan Bermutu”, mendapat apresiasi dari 1.700 peserta kongres dari berbagai daerah di penjuru Jawa Timur. Sebagai Organisasi Profesi Guru Indonesia, PGRI berupaya untuk mengantisipasi berbagai persoalan pendidikan yang akhir-akhir ini mulai merebak baik guru di daerah maupun di kota tentang ujian nasional, kurikulum baru, anggaran pendidikan dan tenaga pendidikan sendiri. Berbagai upaya akan dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan dalam kinerjanya sebagai pendidik.

Sementara itu, dalam menyongsong Nuzulul Quran, Dr. Kh. Imam Mawardi, Ma. menegaskan kepada seluruh peserta sosialisasi kongres agar mampu memetik “hikmah ramadhan” sebagai bahan renungan untuk menyeimbangkan hidup antara tugas dunia dan akhirat.
lampiran : tidak ditemukan