Loading

Berita Kampus

Ciptakan Peluang Bisnis, Prodi Akuntansi Unipa Gelar Semnas Ekonomi Kreatif.
24/Juli/2017
Category: berita kampus

SALAM SIMBOLIK: Narasumber, Dekan, dan Dosen Unipa Surabaya usai seminar ekonomi kreatif di Gor Hasta Brata Adi Buana.

 

Surabaya- Guna membantu pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif, Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar seminar nasional yang bertajuk “Creative Economy The Builds Concepts To Support Global Economy” yang berlangsung di Gelora Hasta Brata Adi Buana Surabaya, pada Minggu, 23 Juli 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahamam kepada mahasiswa bagaimana menciptakan peluang bisnis dan memulainya,” terang Dra. Siti Istikhoroh, M.Si Dekan Fakultas Ekonomi Unipa Surabaya.

Prodi Akuntansi Unipa, tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk bisa bekerja pada bidang akuntansi secara formal yakni bekerja pada akuntan manajemen, akuntan publik, atau apa pun yang erat kaitannya dengan akuntansi. Akan tetapi juga punya misi bahwa mahasiswa juga punya kompetensi berbeda atau kompetensi lain ketika sudah lulus yakni berwirausaha,”ungkap perempuan yang akrab disapa Isti tersebut.

Untuk membangun kreatifitas mahasiswa dalam bidang wirausaha, ada mata kuliah bisnis mulai dari pengantar bisnis, pemasaran, penganggaran sampai dengan kewirausahaan. Isti mencontohkan bahwa segelas kopi apabila dijual di warung kopi apa adanya tidak memiliki nilai jual tinggi, tetapi apabila ada sentuhan ekonomi kreatif maka harganya bisa berkali-kali lipat. “Sentuhan itu yang kita berikan di sini, dan mahasiswa memiliki kesempatan untuk membangun kreatifitas berbisnis melalui bidang ini tidak melulu pada bidang akuntansi,” terangnya.

Isti mengatakan bahwa Prodi Akuntansi Unipa telah resmi bekerja sama dengan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) yang telah ditandai dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dalam bidang peningkatan kompetensi mahasiswa. Dikarenakan mahasiswa harus memiliki SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang menunjukkan kompetensi mahasiswa untuk bekerja di bidang akuntansi secara profesional. Dengan IAI mahasiswa akan memiliki kompetensi di bidang pajak maupun akuntan manajeman.

IAI sebatas kompetensi profesional mahasiswa dibidang akuntansi sementara ekonomi kreatif mewadahi yang lain ketika mahasiswa tidak bekerja pada akuntansi sektor formal, apabila mereka ingin berwirausaha di sini tempatnya,” ujar Isti. Menurut Isti hal ini adalah dua sisi yang berbeda, tetapi mahasiswa dapat menjalankan bisnisnya dengan bagus apabila memiliki kompetensi di bidang pajak maupun akuntansi manajemen yang mana satu dengan yang lain saling melengkapi,” jelas perempuan yang senang berkacamata ini.

Sementara itu, pihaknya juga mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu wujud dari visi prodi akuntasi. Kegiatan ini adalah tugas akir mahasiswa angkatan 2013 yang sifatnya merangkum semua materi yang didapat selama perkuliahan.

Dalam seminar yang dihadiri kurang lebih 500 orang tersebut menghadirkan empat narasumber. Mereka antara lain Mariaman Purba Kepala Biro Hukum  dan Komunikasi Publik- Badan Ekonomi Kreatif, Odi Anindito Managing Director PT Coffee Toffe Indonesia, Mega Mahendra, ST. CEO DAIVA Group, dan Prof Marjono Guru Besar UB (Universitas Brawijaya).

 

kiri ke kanan: Mariaman Purba Kepala Biro Hukum  dan Komunikasi Publik- Badan Ekonomi Kreatif, Odi Anindito Managing Director PT Coffee Toffe Indonesia, Mega Mahendra, ST. CEO DAIVA Group saat menyampaikan materi ekonomi kreatif.


Dengan berbagai usaha ini, diharapkan Prodi Akuntansi Unipa akan semakin maju, semakin dikenal masyarakat, mahasiswa bisa bersaing di era globalisasi, bisa mendapatkan lulusan yang terbaik, lulusan bekerja dengan penghasilan yang baik, dan dapat membuka peluang bisnis yang dapat mengurangi angka pengangguran di negeri ini,” tandas Isti.  (*)

 

lampiran : tidak ditemukan