
Sabtu, tanggal 24 Januari 2009 untuk kali pertama Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melantik dua doktor menjadi guru besar, gelar tertinggi bidang akademik. Dua guru besar tersebut adalah Prof. DR. Hartanto Sunardi, Drs., S.T., S.Si., M.Pd. di bidang pendidikan Matematika, dan Prof. DR. Gempur Santoso, Drs., M.Kes. di bidang ergonomi, keselamatan, dan kesehatan kerja.
Saat pelantikannya, Prof. Hartanto menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul Taksonomi respons. Taksonomi respons adalah suatu taksonomi yang digunakan untuk mengklasifikasikan respons terhadap tugas-tugas matematika oleh seorang peserta didik. Taksonomi ini meliputi tujuh level, yaitu prastruktural, unistruktural, multistruktural,semi-relasional, relasional, abstrak, dan abstrak lanjut (extended abstract). Taksonomi respons didesain sebagai alat evaluasi tentang kualitas respons peserta didik terhadap suatu tugas. Respons peserta didik adalah aktivitas mental dan fisik yang dilakukan pesera didik dalam usaha menyelesaikan atau mendeskripsikan permasalahan tertentu.

Sedangkan Prof. Gempur menyampaikan orasi ilmiah yag berjudul Performa Kerja Ergonomis Untuk Meningkatkan Kenyamanan Dan Produktivitas Kerja (Parameter Kelelahan Kerja Berdasarkan MEA). Ergonomi (human factors) merupakan disiplin ilmu yang terkait dengan interaksi antar manusia dan unsur-unsur lain pada suatu sistem, dan profesi yang menerapkan teori, prinsip, metoda dan data untuk mendesain dalam rangka mengoptimalkan kenyamanan/ kesehatan manusia dan keseluruhan performen sistem. Bekerja pada kondisi yang tidak ergonomis pasti tidak nyaman dan cepat lelah, yang pada akhirnya produktivitas menurun. Kejadian seperti ini harus segera diatasi, agar dalam bekerja bisa mendapatkan hasil yang optimal. Performen kerja dapat diukur menggunkan parameter kelelahan kerja berdasarkan MEA fluktuasi asam laktat dan glukosa dalam darah. Lingkungan tempat bekerja atau sekolah harus diciptakan secara ergonomis agar tenaga kerja atau guru dan siswa tetap dalam performen optimal.
Selamat kepada dua guru besar yang telah dilantik, semoga akan menjadi pembuka bagi Doktor lainnya di lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk segera menjadi guru besar.
