
KARYA INOVATIF PERGURUAN TINGGI TAHUN 2007
DITERBITKAN DP2M DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS
NOMOR: 144
|
Judul Invensi (Penemuan) : KURSI MEJA KERJA ERGONOMIS UNTUK POSISI KERJA DUDUK STATIS.
|
|
Nomer Permohonan Paten atau Nomer Paten (Jika ada)
****
|
|
Nama Jurusan dan Fakultas: TEKNIIK INDUSTRI/ TEKNOLOGI INDUSTRI
|
|
Nama Perguruan Tinggi: UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
|
|
Nama Para Inventor (Penemu), peneliti: GEMPUR SANTOSO
|
|
Alamat Kontak : BOHAR TIMUR 41 TAMAN SIDOARJO, 031-8533193- HP: 081332689696.
LPPM UNV. PGRI ADI BUANA SURABAYA: JL. Ngagel Dadi IIIB/37 Surabaya.
Tlp./Fax: 031-5018695
|
|
Deskripsi Invensi/temuan:
Kursi meja kerja ergonomis ini merupakan alat kerja yang disesuaikan dengan ukuran tubuh (antropometry) tenaga kerja. Kursi sebagai alat duduk saat kerja, dan meja sebagai alas benda kerja kerajinan yang dalam proses penggosokan, perakitan, atau pemilihan dan pemilahan. Dengan kursi dan meja kerja ergonomis yakni yang disesuaikan dengan antropometri dapat menurunkan rasa lelah, dan pada akhirnya produktivitas kerja meningkat.
Kursi meja kerja ergonomis ini lebih cocok digunakan pada pekerjaan yang ringan tidak memerlukan tenaga otot yang besar, dan pekerjaan yang agak teliti/telaten. Selain itu, pada tenaga kerja yang biasa bekerja dengan duduk di sembarang tempat, kemudian diubah dengan menggunakan kursi dan meja kerja ini sangat cocok, selain terhindar dari kecelakaan pada otot rangka tubuh, tidak melelahkan, juga berdampak pada peningkatan produktivitas. Alat ini telah diuji-cobakan pada tenaga kerja kerajinan kayu di CV. Karya Trampil, Pandaan, Pasuruan, sejumlah 30 tenaga kerja baik laki-laki maupun perempuan yang sedang menggosok benda-benda kerajinan kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja dapat menurun tingkat kelelahannya yakni sebesar 8,4 %. Dengan penurunan kelelahan tersebut ternyata sebesar 14,5 % hingga 29,88 % produktivitas tenaga kerja meningkat dibanding sebelum menggunakan kursi dan meja kerja ergonomis tersebut.
|
|
Bidang Penerapan Invensi : Alat Kesehatan Kerja
Keterangan tambahan untuk bidang penerapan:
Hasil teknologi dapat diterapkan pada tenaga kerja yang posisi duduk statis khususnya pada industri kerajinan.
|
|
Keunggulan Invensi:
Penerapan alat kursi meja kerja ergonomis ini lebih dapat merurunkan kelelahan kerja dan meningkatkan produktivitas kerja dibandingkan meja dan meja kerja yang ada sebelumnya (tidak ergonomi).
|
|
Tahap Pengembangan : Prototipe Teruji
|

Gambar Kursi dan Meja Kerja Ergonomis
Bagian Meja:
Alas meja dapat disetel/disesuaikan dengan tinggi siku tenaga kerja sehingga terbentuk performen tenaga kerja tinggi siku sebesar 10 cm-15 cm di atas meja, ini agar terjadi performen kerja yang nyaman (comnfortable). Penyetelan tinggi alas meja cukup dengan menggendorkan baut-baut penyetel yang dipasang pada kaki meja. Selain itu, pada kaki meja diberikan sandaran kaki tenaga kerja dengan model bertinggkat, hal ini digunakan untuk relaksasi kaki tenaga kerja agar tidak lelah.
Bagian Kursi:
Tinggi kursi dapat disetel naik atau turun dengan cara memutar tiang sandaran kursi. Penyetelan ini digunakan untuk menyesuaikan duduk setiap tenaga kerja sehingga terbentuk awal performen lutut kaki tenaga kerja pada sudut siku 90 derajat. Pada sandaran kursi juga dapat disetel naik turun, hal ini dugunakan untuk penyesuaian pinggang tenaga kerja agar tetap dalam tertahan oleh sandaran kursi. Dengan pinggang (lumbar) yang dapat bersandar untuk relaksasi, agar ketegangan otot pada otot tulang belakang (vertebralis) tidak tegang, sehingga otot rangka tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.